Logo Monas JakartaKembali ke beranda

Sekitar Monas

Tiga landmark dalam satu perjalanan kaki.

Dalam radius sekitar 15 menit berjalan kaki dari Monas ada tiga landmark yang bisa dirangkai menjadi satu perjalanan pagi atau sore: masjid terbesar di Asia Tenggara, katedral bergaya neo-Gotik, dan museum nasional yang menyimpan warisan Nusantara.

Masjid Istiqlal · ± 8 menit jalan kaki

Masjid terbesar di Asia Tenggara, dirancang oleh Frederich Silaban dan diresmikan pada 1978. Kubahnya berdiameter 45 meter—penanda tahun Proklamasi—dan pengunjung dapat masuk di luar waktu salat dengan pakaian sopan; sarung serta mukena disediakan. Terowongan Silaturahmi menghubungkan halaman Istiqlal dengan Katedral di seberang Jalan Katedral.

Katedral Jakarta · ± 10 menit jalan kaki

Gereja neo-Gotik yang selesai dibangun pada 1901 dengan dua menara kembar yang menjadi ciri khasnya. Berada tepat berseberangan dengan Istiqlal, menjadikan keduanya pasangan ikonik toleransi di pusat kota. Masuk di luar jadwal misa dengan pakaian sopan; jadwal ibadah dapat dilihat di papan pengumuman gereja.

Museum Nasional Indonesia · ± 12 menit jalan kaki

Dikenal pula sebagai Gedung Gajah, berkat arca gajah hadiah Raja Chulalongkorn pada 1871. Koleksi etnografi, keramik, tekstil, dan perunggu dari seluruh Nusantara menawarkan konteks sejarah yang lebih luas bagi kunjungan Monas Anda. Umumnya tutup Senin; jam buka dan tarif dapat berubah—cek kanal resmi museum sebelum berkunjung.

Urutan yang disarankan

Makan di sekitar

Pilihan beragam tersedia tanpa menunjuk satu penyedia: pujasera dan jajanan cepat di sisi selatan kawasan (dekat area parkir IRTI), warung serta rumah makan khas daerah di sekitar Gambir, Abdul Muis, dan Petojo, sampai restoran keluarga serta kafe di arah Menteng dan sepanjang Jl. Thamrin. Pada akhir pekan, gerobak makanan sering berjejer di titik ramai—pastikan daftar harga terlihat sebelum memesan.

Catatan: jarak dan waktu tempuh bersifat perkiraan serta bergantung pada pintu keluar Monas dan kondisi lalu lintas. Jam layanan tempat ibadah dan museum dapat berbeda-beda.

← Kembali ke beranda